Tahun Baruan di Perantauan bersama NHKBP Batam Center

Tahun Baruan di Perantauan bersama NHKBP Batam Center

Oleh Natan Siboro

IMG-20191225-WA0006[1]

Sudah menjadi kebiasaan khususnya masyarakat batak menjadikan tahun baru sebagai momen yang sangat spesial. Persiapan untuk kue saja biasanya sudah dimulai jauh-jauh hari bahkan sebelum perayaan natal dilakukan. Hal ini lah yang membuat saya harus merasakan kesedihan yang cukup besar karena tahun inilah kali pertama saya merayakan tahun baru tidak bersama keluarga di kampung.

Biasanya saya dan teman-teman naposo di kampung selalu ikut serta membunyikan lonceng gereja dari pukul 23.30 sampai pukul 00.30 sebagai tanda pergantian tahun. Kemudian dilanjutkan dengan acara kebaktian dan acara maddokkon hata (menyampaikan kata-kata selamat tahun baru dan permintaan maaf kepada setiap anggota keluarga). Akan tetapi tahun ini saya harus merayakannya di perantauan bersama Naposo Bulung HKBP Batam Center .

Puji Tuhan saya sangat bersukacita dan terberkati bisa merayakan  tahun baru di kota Batam. Pada malam tanggal 1 januarinya kami Naposo Bulung HKBP Batam Center berkumpul di gereja, yaitu di kediaman inang bibelvrouw Jelita marpaung. Acara dimulai dengan kebaktian sesuai dengan tertib acara yang sudah disediakan dari huria. Dilanjutkan dengan acara maddokkon hata khas batak serta acara makan-makannya.

Di hari-hari berikutnya kami melakukan kunjungan ke rumah-rumah parhalado huria sebagai bentuk rasa sukacita naposo dan juga untuk memper-erat tali kekeluargaan sesama anggota jemaat. Kami disuguhkan dengan berbagai macam makanan dan minuman yang sedap-sedap. Tentu ini akan menjadi ujian yang berat bagi orang yang berprogram diet. Tidak sedikit juga  masukan-masukan dari parhalado dan dukungan yang diberikan menambah semangat dan komitmen naposo jeremia dalam pelayanan kedepan di tahun 2020 ini.

IMG-20200104-WA0060[1]

 

Jika kita melihat kembali pada sejarah yang ada di alkitab, jauh sebelum tahun masehi  perayaan tahun baru juga sudah dilakukan, Pada jaman nabi Nehemia ( Nehemia 8 : 1-19) dinamakan dengan perayaan pondok daun, yaitu perayaan pengucapan syukur bagi israel atas hasil panen. Perayaan dilakukan selama 7 hari 7 malam pada bulan purnama. Jika dalam tahun masehi dirayakan antara bulan september dan oktober. dalam keluaran 23 : 16 disebutkan bahwa perayaan ini dilakukan di akhir tahun atau di awal tahun baru. Sehingga suasananya perayaan juga sama dengan perayaan tahun baru.

Setiap orang akan merayakannya dengan pesta ria, dengan makanan dan minuman dan membagikannya bagi banyak orang yang dilakukan atas dasar sukacita yang besar karena kasih karunia yang mereka terima dan mereka mengerti firman tuhan yang diberitakan kepada mereka ( Nehemia 8 : 13)

Naposo jeremia sudah mendengarkan firman Tuhan melalui perayaan-perayaan natal yang telah diikuti selama bulan desember. Terlebih Tuhan juga masih memberikan nafas kehidupan dan kesehatan sehingga tahun 2020 menjadi sukacita yang sangat besar.

Paulus berkata dalam filipi 3 :13-14 “Aku melupakan apa yang dibelakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang didepanku dan berlari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kritus Yesus”

Tahun 2020 menjadi tantangan dan kesempatan bagi Naposo Bulung HKBP Jeremia untuk bangkit kembali melalui kekompakan dalam kualitas dan kuantitas pelayanan khususnya dalam lingkungan gereja dan di kota batam.

Selamat tahun baru 2020, Tuhan Yesus memberkati.

Menjadi Kristen berarti menjadikan dirimu ikut campur dalam kehidupan orang lain.

disciple

Menjadi Kristen berarti menjadikan dirimu ikut campur dalam kehidupan orang lain.

Natan Siboro

Pada suatu ketika Tuhan menyuruh Yunus untuk memperingatkan orang-orang Asyur di kota Niniwe tentang penghakiman yang akan datang. akan tetapi Yunus menolak karena dia berpikir sudah selayaknya lah kota yang penuh dengan persundalan, penyihir, perampasan,dan segala perbuatan yang jahat itu di musnahkan Tuhan (Nahum 3). Mengapa ia harus pergi memperingatkan bangsa yang kotor itu, mereka bangsa penyembah berhala tidak pantas mendapatkan peringatan itu. Dan sekiranya Tuhan butuh saran, Yunus tentu sangat senang untuk memberitahu hukuman apa yang harus Tuhan lakukan pada kota niniwe secepatnya. Akhirnya setelah melalui  tiga hari tiga malam di perut ikan, Yunus pun menuruti permintaan Tuhan dengan harapan kota Niniwe tetap tidak akan bertobat. Tepat seperti yang di takutkan Yunus,ternyata kota niniwe bertobat dan Tuhan memaafkan mereka begitu saja. Yunus begitu marah akan kemurahan hati Allah. Dan dia mau mati saja. Merasa di permainkan dan di salah pahami Yunus pun pergi megembara ke padang gurun. Ketika Yunus merasa kepanasan karena terik matahari, seketika Allah menumbuhkan pohon jarak untuk menaungi Yunus. Yunus sangat senang dengan hadirnya pohon itu. Akan tetapi Allah mendatangkan ulat untuk membunuh pohon itu sehingga sangat menjengkelkan hati Yunus

                        Dalam pilgub DKI dan SUMUT kemarin, saya sangat kecewa dengan proses yang terjadi mulai dari masa kampanye sampai kepada penghitungan suara dimana banyak memainkan issu sara. Ketika ada berita yang menunjukkkan keburukan dari gubernur terpilih, ada rasa senang dalam hati saya “ Sekarang kalian rasakanlah kepemimpinan gubernur pilihan mu” dan saya akan lebih senang mendengar berita kegagalannya di bandingkan kesuksesan yang dapat dilakukannya. Saya lebih mirip Yunus ketimbang yang saya inginkan dan yang Tuhan inginkan.

                        Allah mempunyai kasih untuk semua ciptaannya. Dia mengasihi 120.000 orang yang penuh dosa di Niniwe, sehingga Tuhan menyuruh Yunus untuk memperingati mereka. Sebagai murid kristus hati kita seharusnya mencerminkan hati-Nya. Namun secara umum manusia jarang peduli dengan apa yang tidak berkaitan dengan dirinya. Kesombongan dan egoisme sering menghambatnya.
Ketika Allah berfirman kepada Abraham untuk menjadikannya menjadi bangsa yang besar, dan mashyur. Allah  bertujuan untuk menjadikan Abraham sebagai saluran berkatnya untuk memberkati bangsa ciptaannya yang lain, bukan untuk kepentingan Abraham. “ Sehingga engkau menjadi berkat… dan olehmu semua kaum di bumi akan mendapat berkat,”
dan kita adalah keturunan Abraham ( Galatia 3: 29).

                        Dalam pesatnya kemajuan teknologi saat ini, manusia di tawarkan banyak kemudahan-kemudahan yang membentuk pola pikir untuk menyukai yang instan. Kita di hadapkan dengan banyaknya informasi yang mengalir dengan sangat cepat. Kejahatan-kejahatan adalah hal yang biasa terjadi, kemiskinan dan kebodohan terjadi karena kesalahan pribadi dan keluarganya tidak berusaha lebih baik. Sehingga hati manusia juga kebal terhadap empati. Dan kita merasa tidak perlu ikut campur dalam hidup orang lain karena setiap orang punya pilihan masing-masing.

                        Sebagai pengikut-pengikut Kristus masa kini,kita mempunyai beban untuk ini semua. Tak perlu kita bertanya salah siapa, karena bukan itu tujuan kita. Garam dan terang dengan sendirinya akan memberikan pengaruh yang baik pada lingkungannya. Teman-teman kita akan senang karena kita akan tersenyum dan menyapa mereka dengan ramah setiap pagi, Guru akan semangat mengajar karena kelas di jumpai dalam kondisi rapi dan siswanya datang tidak terlambat,  Perusahaan akan maju karena karyawannya bekerja dengan penuh semangat dan jujur walaupun gajinya tidak seberapa,
Anak-anak marginal akan bisa membaca dan berhitung sehingga berani untuk memimpikan masa depannya karena adanya yang memberikan pendidikan kepada mereka dengan sabar dan sukarela, Negara akan maju karena anggota DPR yang terpilih memikirkan kepentingan rakyatnya, dan pejabat-pejabat lainnya bekerja dengan baik an jujur, dan terlebih lagi akan semakin banyak orang yang diselamatkan karena percaya kepada tuhan melalui kesaksian hidup dan perkataan kita sebagai murid-murid Kristus.

Dimanakah Letak Hatimu

Sedih

Dimanakah Letak Hatimu

Kepada ‘Y’ (2018)

Dimanakah letak hatimu

Duhai yang tak bermahkota tak ternama

Aku ingin membunuhmu seketika

Terlalu sakit virus rindu yang kau sebarkan

menjerat ku ke ujung tanduk tak berpengharapan

Dimanakah letak hatimu

Duhai yang kuingin serupa surga

Segala telah membiru, ku lupa dahaga menyiksa

Dan kini langkah kaki terbenam dalam lumpur , aku lumpuh kaku.

Kau siram juga dengan semen dengan batu.

Dimanakah letak hatimu

Duhai yang ku rindu

Bibir ku tak mampu berucap “aku cinta”

Namun hanya satu yang ku pinta

Aku ingin meneggelamkanmu dalam pelukku
Hingga menyatu, Membeku.

Dimanakah letak hatimu

Duhai..’Y’
Tak taukah kau aku sangat merindu.

Sekali ku dapat takkan ku melepasmu.

Dari persembunyian

Bagaimana mungkin aku mengatakannya,”tak usah kau ragu akan kata yang tak terungkapkan!”

Karena memang tak pantas untuk dipercaya,kau akan merana

Sebab bagaimana memupuk bunga tapi takut kena pupuknya.

Begitulah yang kurasa

Menghibur diri,dengan kata bahwa sesuatu yang terlalu dalam sulit untuk dinyatakan dalam angka-angka

Itu adalah tanda ke tidak sungguhan

Kini aku tak tau lagi bagaimana harus berkata

Bahagia menatapmu atau gelisah merindumu adalah kebingungan dalam pikirku

Bagaimana pun juga,takkan ku lupa letak titik-titik pada sketsa wajah mu

Sudah kuhapal betul,setidaknya itu yang ku punya

Mungkin besok akan ku perhatikan lagi,apakah ada bertambah tahi lalat mu?

Dari persembunyian,aku selalu mendoakan kebahagiaanmu

Kepadamu Tuhan

Akulah tanah liatmu ya Tuhan

Kaulah penciptaku

Kaulah pembentukku

Apakah aku layak bertanya…?

Mengapa aku kau jadikan periuk atau toilet tempat pembuangan tinja…?

Apakah aku Kau buat untuk di pecahkan,atau untuk cawan minuman Raja…?

Itu terserahmu ya Tuhan dan aku akan menyenangi dan menikmatinya.

Satu hal yang ku percaya,engkau mencintaiku dan sangat memperhatikanku,sehingga aku layak mengenal Mu. Dan aku Kau ijinkan menjadi anakmu,menjadi tebusan Mu.

Mauliate ma diHo ale Tuhan.